"Rata-rata UKG nasional 53,02, sedangkan pemerintah menargetkan rata-rata nilai di angka 55. Selain itu, rerata nilai profesional 54,77, sedangkan nilai rata-rata kompetensi pendagogik 48,94," ujarnya di Kemdikbud, Rabu (30/12/2015).
Anies menambahkan, dari 2,9 juta peserta UKG, terdapat 3.805 orang yang mendapat nilai di atas 91. Dia berjanji akan menyampaikan hasil UKG secara lebih lengkap pada pertengahan Januari 2016.
"UKG seperti bercermin. Dari hasil itu akan diperbaiki untuk meningkatkan kinerja guru. Pengembangan pelatihan dilakukan sesuai dengan kebutuhan guru," tuturnya.
Meski hasil UKG tidak sesuai dengan harapan pemerintah, sejatinya hasil UKG ini dapat dijadikan sebagai gambaran tentang Kompetensi Guru di Indonesia. Mendibud sendiri mengakui bahwa rata-rata UKG masih dibawah standar dari nilai yang telah ditentukan.
Namun dibalik itu semua, hasil UKG 2015 bukanlah akhir dari segalanya. Hasil ini dapat dijadikan sebagai cermin dalam meningkatkan kompetensi guru di masa mendatang, sehingga dimungkinkan juga adanya terobosan-terobosan baru yang akan dilakukan oleh Kemendikbud.
Raport UKG 2015 akan dibagikan Pertengahan Januari
Menanggapi hasil UKG 2015, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Supranata menambahkan bahwa raport hasil UKG 2015 akan dibagikan ke sekolah-sekolah pada pertenghan Januari 2016 ini. Bagi guru dengan nilai UKG di bawah standar akan mendapatkan pelatihan di bulan Mei mendatang.
Untuk guru yang mendapatkan nilai terbaik, Pranata berpendapat, mereka bisa menjadi tutor bagi guru lainnya. “Jadinya hasil ini menandakan bahwa guru itu harus terus belajar dan diajar,” jelas dia.
Namun demikian, di Situbondo tepatnya di SMA Negeri Situbondo 2, seorang guru Kimia berhasil memperoleh nilai sempurna, yaitu 100. Ini merupakan pencapaian luar biasa dalam UKG.
Demikian informasi seputar hasil UKG 2015 yang Info Operator Sekolah kutip dari berbagai sumber.

0 Response to "Hasil UKG Tahun 2015 Masih Dibawah Target, Raport nya akan Dibagikan Pertengahan Januari"
Posting Komentar